Derby hari Senin dini hari. Kalian siap?

DERBY HARI SENIN DINI HARI. KALIAN SIAP?

Fakta dan angka pralaga untuk memenuhi kebutuhan Anda akan statistik seputar laga kita melawan AC Milan

MILAN – Derby sebentar lagi! Derby Milan akan kembali hari Senin dini hari dengan jadwal kick-off pukul 02.45 WIB di Meazza.

Tim Simone Inzaghi memasuki laga ini setelah menang atas Udinese dan Sheriff, sementara pasukan Stefano Pioli menundukkan Roma akhir pekan lalu dan bermain imbang melawan Porto pada pertengahan pekan.

PERTEMUAN SEBELUMNYA

Inter telah memenangi 67 dari 174 laga sebelumnya antara kedua klub, sementara Milan menang 52 kali dan 55 hasil imbang.

Rossoneri telah kebobolan lebih banyak gol (246) melawan Inter dan lebih sering kalah (67, sama dengan Juventus) dari Nerazzurri daripada tim lainnya di Serie A.

Inter menang dalam lima dari enam pertandingan sebelumnya melawan AC Milan di liga, dengan catatan 14 gol berbanding enam gol oleh Rossoneri dalam periode tersebut.

Kenyataannya, AC Milan baru menang satu kali dalam sepuluh derby terakhir di liga: 2-1 dalam pertemuan pertama kedua tim tersebut musim lalu.

LAGA-LAGA AC MILAN V INTER

Dari 87 derby di Serie A saat AC Milan menjadi tuan rumah, Inter telah menang 34 kali, seri 25, dan kalah 28. Nerazzurri menang dalam tiga pertemuan terakhir mereka dengan AC Milan sebagai tuan rumah. AC Milan baru satu kali kalah secara beruntun dalam derby kandang di Serie A – lima yang pertama, antara tahun 1929 dan 1934.

Nerazzurri tidak kebobolan dalam dua 'lawatan' terakhir mereka ke Milan di Serie A. Mereka baru mencatat tiga clean sheet berturut-turut dalam derby tandang, yaitu pada pertengahan tahun 1980-an.

CATATAN FORM

Inter memasuki laga hari Senin dini hari nanti setelah menang dalam tiga laga terakhir mereka, melawan Empoli dan Udinese di Serie A, dan Sheriff Tiraspol di Champions League. Nerazzurri mengantungi jumlah poin yang sama dengan poin setelah 11 laga musim lalu: 24, dari tujuh kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan.

Kemenangan pada akhir pekan nanti akan membawa Simone Inzaghi menuju tiga kemenangan beruntun di liga untuk pertama kalinya sejak mulai bertugas pada musim panas lalu, sementara clean sheet berikutnya bagi Inter berarti tiga laga beruntun di Serie A tanpa kebobolan untuk pertama kalinya sejak Februari, saat mereka menjalani empat laga tanpa kebobolan.

Inter (30) dan AC Milan (12) saat ini merupakan dua tim Serie A dengan catatan rangkaian terpanjang dalam hal mencetak gol di kasta tertinggi Italia.

AC Milan memenangi 10 dari 11 laga awal mereka di Serie A untuk pertama kalinya dalam sejarah. Mereka telah memenangi tujuh laga terakhir di liga dan lima laga terakhir di kandang.

STATISTIK

Sejak awal tahun 2020, Inter dan AC Milan memiliki poin yang sama persis di Serie A, lebih banyak daripada tim lain – 155 dari 70 laga (rata-rata 2,2 per laga).

Tim asuhan Inzaghi telah mencetak lebih banyak gol sundulan (delapan) daripada tim lain di Serie A musim ini, sementara hanya Napoli (nol) yang kebobolan lewat sundulan lebih sedikit daripada AC Milan (satu).

Nerazzurri memiliki serangan terbaik di liga (28 gol), sementara Rossoneri di tempat kedua (25). Inter juga memiliki pencetak gol terbanyak (12) dan Milan di tempat kedua (11).

FOKUS PEMAIN

Edin Dzeko telah mencetak lima gol melawan AC Milan di liga, empat di antaranya tercipta di Meazza. Sejak debutnya di Serie A (musim 2015/16), tidak ada pemain lain yang mencetak gol tandang ke gawang Rossoneri daripada dia.

Hanya Mattia Destro (empat) yang telah mencetak gol sundulan lebih banyak daripada Edin Dzeko (tiga) musim ini. Musim terbaik bagi pemain Bosnia ini dalam hal mencetak gol sundulan di Serie A adalah 2019/20 (enam) dan 2017/18 (lima).

Joaquin Correa telah mencetak empat gol ke gawang AC Milan di liga – lebih banyak daripada tim lain. El Tucu telah mencetak dua gol dalam empat laga terakhir saat dia mencetak gol, termasuk dua gol melawan Rossoneri ketika dia memperkuat Lazio pada bulan April 2021.

Nicolo Barella adalah pemain yang menyumbangkan assist paling banyak (lima) musim ini. Dia juga merupakan pemain Inter yang terlibat dalam paling banyak upaya ke gawang: 42 (22 untuk dirinya dan 20 untuk pemain lain).

Lautaro Martínez telah terlibat dalam empat gol (mengemas tiga gol dan memberi assist untuk satu gol) dalam empat laga melawan AC Milan di Serie A, termasuk dua dalam pertemuan terakhir mereka (Februari 2021.

Sejak melakoni debut di Serie A melawan AC Milan pada bulan September 2015, Ivan Perisic telah menyumbangkan lima assist dalam laga melawan Rossoneri – lebih banyak daripada ketika melawan tim lain.

Kalau mereka tampil akhir pekan nanti, Stefan de Vrij dan Alessandro Bastoni masing-masing akan mencatatkan penampilan mereka yang ke-200 dan ke-100 di Serie A. Bek tengah Belanda ini melakoni debutnya di Serie A melawan Rossoneri – dengan berseragam Lazio – pada bulan Agustus 2014.

Pertandingan liga berikutnya bagi Samir Handanovic akan menempatkan dirinya sejajar dengan Gianni Rivera di posisi ke-11 penampilan terbanyak di Serie A (527). 

TENGAH MENJALANI HUKUMAN ATAU MENDEKATI HUKUMAN

MENJALANI HUKUMAN 
AC Milan: Hernandez (1)
Inter: -

SATU KARTU KUNING LAGI MENUJU HUKUMAN
Milan: -
Inter: -


English Version  Versione Italiana  Versión Española 

Load More