Kumpulan statistik Lazio v Inter

KUMPULAN STATISTIK LAZIO V INTER

Sejumlah data menjelang laga Sabtu di Olimpico

MILAN – Usai jeda internasional, Nerazzurri kembali beraksi menghadapi Lazio pada hari Sabtu. Laga Pekan 8 Serie A ini dijadwalkan kick-off di Stadio Olimpico pukul 23:00 WIB. 

Berikut statistik pralaga untuk Anda!

PERTEMUAN SEBELUMNYA ANTARA LAZIO DAN INTER

Kedua tim sudah berhadapan di liga 156 kali, dengan 65 kemenangan untuk Inter, 54 hasil seri, dan 37 kemenangan untuk Lazio. 

Nerazzurri telah memenangi enam, imbang dua, dan kalah dua dari 10 laga terakhir mereka di Serie A. Lazio belum pernah meraih begitu sedikit kemenangan melawan tim Serie A lainnya sejak 2016/17 (sedikitnya tiga kemenangan melawan tim lain).

Inter selalu mencetak gol dalam empat pertemuan terakhir di melawan Lazio di Serie A. Gol berikutnya akan menjadi yang ke-250 di liga atas Biancocelesti.

1-1 adalah kedudukan paling sering di antara kedua tim (29 kali), yang terakhir adalah pada pertemuan pertama mereka di liga musim lalu.

PERTEMUAN DI OLIMPICO

Setelah menang dalam empat laga berturut-turut di kandang melawan Inter, Lazio saat ini baru memenangi dua dari tujuh laga terakhir mereka melawan Nerazzurri di Roma (S2, K4).

Gol Inter berikutnya di Olimpico akan menjadi yang ke-100 di kandang Lazio di Serie A. 

78 laga sebelumnya antara Lazio dan Inter menghasilkan 27 kemenangan kandang, 29 hasil imbang, dan 22 kemenangan tandang.

Nerazzurri berhasil meraih poin dalam empat dari tujuh lawatan terakhir mereka ke ibu kota di Serie A (S1, K2) – sama banyak dengan 22 pertemuan sebelumnya (S7, K11).

CATATAN FORM

Inter memasuki laga ini dengan raihan 17 poin setelah memenangi lima dan dua kali imbang dari tujuh pertandingan terakhir mereka di liga.

Tim asuhan Maurizio Sarri ditundukkan 3-0 oleh Bologna dalam laga terakhir mereka – kekalahan kedua mereka musim ini  – dan saat ini mengantungi 11 poin. Namun, mereka tidak terkalahkan dalam 16 laga kandang terakhir mereka di Serie A (M14, S2), yang merupakan catatan terbaik mereka sejak 2002, saat mereka menjalani 22 laga kandang tanpa pernah kalah.

Untuk pertama kalinya, Inter mengemas dua gol atau lebih dalam tujuh laga pertama mereka di liga. Catatan 22 gol sejauh ini mencerminkan penampilan terbaik Nerazzurri di ajang ini sejak 1950/51, saat mereka mencatat rekor 25 gol dari delapan laga. 

Dengan ikut memperhitungkan musim lalu, Inter sudah menciptakan dua gol atau lebih dalam 12 pertandingan liga berturut-turut dengan total 39 gol.

Sejak jeda tahun 2020, Nerazzurri hanya mengalami dua kekalahan dalam 29 laga tandang mereka di Serie A (M18, S9). Dengan tidak menghitung tim yang baru promosi musim ini, tidak ada lagi tim yang mengalami kekalahan tandang dalam periode tersebut.

TRIVIA

Inter sudah mencatatkan 11 pencetak gol di Serie A musim ini – di lima liga top Eropa, hanya Chelsea yang mencatatkan lebih banyak nama (12) sebagai pencetak gol pada periode ini.

Tim Simone Inzaghi telah menciptakan lebih banyak gol lewat sundulan (tujuh) daripada tim lainnya di lima liga top Eropa. 

Sementara itu, Lazio telah kebobolan empat gol sundulan musim ini – hanya Salernitana (lima) dan Genoa (tujuh) yang kebobolan lebih banyak.

Pertandingan hari Sabtu di Olimpico merupakan pertemuan pencetak gol di babak pertama terbanyak di liga (Lazio, sembilan gol) melawan pencetak gol terbanyak di babak kedua (Inter, 14).

Inter dan Lazio adalah dua tim yang paling banyak meraih poin dari posisi tertinggal lebih dulu di Serie A musim ini: masing-masing sepuluh dan delapan poin.

FOKUS PEMAIN

Lazio v Inter berpotensi menghadirkan tiga top scorer di Serie A secara bersamaan di lapangan – Edin Dzeko, Ciro Immobile, dan Lautaro Martínez.

Dalam dua dari empat musim terakhir, top scorer di liga adalah pemain Lazio atau pemain Inter.

Dzeko telah mengemas enam gol dalam tujuh pertandingan liga pertamanya bersama Inter. Hanya tiga pemain yang menciptakan tujuh gol atau lebih dalam tujuh laga pertama mereka membela Inter: Istvan Nyers (delapan gol pada musim 1948/49), Amedeo Amadei (sebelas pada musim 1948/49), dan Bruno Quaresima (tujuh pada musim 1947/48). 

Pemain Bosnia ini telah melesakkan tiga gol di Serie A ke gawang Lazio, tapi hanya satu dalam sepuluh laga terakhirnya menghadapi mereka. 

Tidak ada pemain yang mencetak gol sundulan lebih banyak daripada Dzeko (tiga) di liga musim ini.

Dalam tiga musim terakhir, Lautaro Martínez tidak pernah mencetak lebih dari tiga gol dalam enam penampilan pertamanya di Serie A – musim ini dia sudah mencetak lima gol.

Nicolo Barella telah menyumbangkan lebih banyak assist (lima) daripada pemain lainnya di Serie A musim ini, dan hanya kurang dua lagi dari catatan terbaik sepanjang kariernya (tujuh pada musim 2020/21).

Beberapa pemain Nerazzurri pernah memperkuat Lazio sebelum bergabung dengan Inter. Aleksandar Kolarov tampil 82 kali untuk klub dari ibu kota ini di Serie A dan mengemas enam gol. Samir Handanovic pernah tampil satu kali di liga membela Biancocelesti saat dipinjamkan pada musim 2005/06. Stefan de Vrij memainkan 95 laga dan mencetak delapan gol, sementara Joaquin Correa mencatatkan 92 penampilan dan 22 gol.

Milan Skriniar melakoni debutnya di Serie A melawan Lazio pada bulan April 2016 ketika memperkuat Sampdoria. Kemenangan berikutnya akan menjadi yang ke-100 di semua kompetisi bersama Inter.

Arturo Vidal sudah mengemas empat gol melawan Lazio di Serie A. Dia tidak pernah mencetak gol lebih banyak melawan tim lain (juga empat gol melawan Roma).

PELATIH

Simone Inzaghi adalah pelatih yang telah meraih lebih banyak poin (197) di Lazio selama era tiga poin, dan memiliki rekor rata-rata poin tertinggi per laga setelah Sven-Goran Eriksson (1,82 v 1,9) di antara para pelatih Biancocelesti yang sudah menangani sedikitnya 50 laga.

Maurizio Sarri telah memenangi lima dari 10 laga terakhirnya melawan Inter di Serie A (S3, K2) dan belum terkalahkan dalam enam laga terakhirnya melawan Nerazzurri (M4, S2).

PEMAIN YANG SEDANG MENJALANI HUKUMAN

Lazio: Acerbi (dua pertandingan)

Inter: -


English Version  中文版  Versión Española  Versione Italiana  日本語版 

Load More