JUARA ITALIA, EROPA, AMERIKA SELATAN. KEJAYAAN MUSIM PANAS BAGI BASTONI, BARELLA, LAUTARO

Setelah Scudetto, tiga bintang Nerazzurri saat ini juga menikmati kesuksesan tingkat benua bersama Italia dan Argentina

1/1
Juara Italia, Eropa, Amerika Selatan.  Kejayaan musim panas bagi Bastoni, Barella, Lautaro

Inter adalah juara Italia. Italia adalah juara Eropa. Argentina adalah juara Amerika Selatan. Tiga pemain Nerazzurri – Nicolo Barella, Alessandro Bastoni, dan Lautaro Martinez – sudah merasakan kejayaan dua kali pada musim panas ini.

Warna biru tampil di ketiga kemenangan tersebut: pada awal bulan Mei, warna hitam dan biru Inter mengamankan gelar Scudetto yang ke-19, lalu dua bulan kemudian warna biru Italia dan biru muda Argentina masing-masing merebut gelar Juara Eropa dan Copa America.

Tim Azzurri mengalahkan Inggris lewat adu penalti di Wembley untuk meraih gelar juara Euro pertama sejak Giacinto Facchetti mengangkat trofi itu tinggi-tinggi di Roma sekitar 53 tahun yang lalu, sementara Argentina unggul atas Brazil untuk merebut gelar juara Copa America pertama mereka setelah menunggu 18 tahun.

Sebelum hari Minggu yang lalu, tujuh pemain sudah pernah menjadi Juara Eropa saat memperkuat Inter: Luis Suarez (bersama Spanyol tahun 1964), Facchetti, Tarcisio Burgnich, Angelo Domenghini, dan Sandro Mazzola (bersama Italia tahun 1968), Laurent Blanc (bersama Prancis tahun 2000), dan Giorgos Karagounis (bersama Yunani tahun 2004). Sekarang ada sembilan.

Barella dan Bastoni masuk ke dalam 26 anggota skuat Italia pilihan Roberto Mancini, yang merupakan pelatih Inter selama dua musim (2004-2008 dan 2014-2016).

Nicolo adalah tulang punggung di lapangan tengah Italia, dan turun di setiap pertandingan kecuali saat menghadapi Wales, mencetak gol indah dalam kemenangan di babak perempat final melawan Belgia yang diperkuat Romelu Lukaku, dan bermain 50 menit di laga final.

Sementara itu, Alessandro bermain satu kali selama turnamen: 90 menit melawan Wales.

Setelah kemenangan mereka di Wembley, duo Azzurri ini membawa perayaan kemenangan mereka ke Instagram.

“Jangan pernah berhenti bermimpi! JUARA EROPA” tulis Barella, di bawah fotonya yang sedang mencium trofi.

“Setelah periode yang sulit bagi semua, kami sangat gembira bisa pulang ke Italia dengan membawa trofi ini,” ungkap Baston. “Saya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan satu tim, sekumpulan pemain yang luar biasa, yang menjadikan prestasi ini semakin istimewa. Terima kasih kepada fans yang mendorong kami dengan cinta dan dukungan tiada tara. Ini adalah mimpi yang jadi kenyataan... JUARA EROPA!”

Kesuksesan Italia pada hari yang sama, 11 Juli, saat lima pemain Inter (Giuseppe Bergomi, Ivano Bordon, Gabriele Oriali, Alessandro Altobelli, dan Giampiero Marini) membawa Azzurri menjuarai Piala Dunia 1982 di Spanyol 39 tahun yang lalu.

Hari itu juga sempurna bagi Barella untuk merayakan hari jadi dia bergabung dengan Inter, tanggal 12 Juli 2019.

Beberapa jam sebelumnya, di belahan dunia lain, Lautaro Martinez bermain berdampingan dengan Lionel Messi bersama tim Argentina yang berhasil mengatasi musuh bebuyutan mereka Brazil di Maracana. El Toro tampil gemilang di sepanjang turnamen bersama l'Albiceleste, dan mencetak tiga gol: melawan Bolivia di penyisihan grup, Ecuador di perempat final, dan Kolombia di semifinal, dalam laga ketika dia juga berhasil mencetak gol dalam adu penalti.

Usai laga final, setelah bermain selama 79 menit, Lautaro mengirim foto dirinya dan rekan-rekan setimnya dengan trofi di lapangan keramat Maracan, dengan ucapan: “Untuk semua orang Argentina, untuk semua yang mendukung kami, untuk keluarga saya. Terima kasih atas kebahagiaan luar biasa ini. Kami adalah juara Amerika.”

Sebelum Martinez, sudah tujuh pemain Nerazzurri yang memenangi Copa America.

Gary Medel adalah yang terbaru, tahun 2015 dan 2016 bersama Chili.

Sebelum dia ada beberapa pemain Brazil: Ronaldo pada tahun 1997 tepat setelah bergabung dengan Inter, kemudian tahun 1999 ketika dia mencetak gol di final melawan Uruguay; Adriano, yang mendominasi turnamen tahun 2004 – saat Julio Cesar juga terlibat – dan mengakhiri turnamen sebagai top scorer, mencetak gol di laga final melawan Argentina sebelum akhirnya menang lewat adu penalti; Maicon pada tahun 2007 (Brazil 3-0 Argentina); dan Miranda pada tahun 2019, di penghujung masanya bersama Inter, setelah mengalah Peru di final.

Ruben Sosa juga merasakan kesuksesan di Copa America bersama Uruguay tahun 1995, serta Ivan Cordoba, yang mencetak gol kemenangan Kolombia pada laga final melawan Brazil tahun 2001.

Hanya dua klub yang bisa merasakan kebanggaan memiliki pemain yang turun sejak awal di final Euro dan Copa America: Inter dan PSG (Barella, Lautaro; Marco Verratti, Angel Di Maria).

Jelas ini akan menjadi musim panas tak terlupakan bagi Inter Inter. Selamat kepada Italia, Argentina, dan para juara kita!


English Version  Versione Italiana  Versión Española 

Load More