Interviu terakhir Gigi Simoni: Ronaldo, para pemain '97/98 dan... Inter

INTERVIU TERAKHIR GIGI SIMONI: RONALDO, PARA PEMAIN '97/98 DAN... INTER

Interviu pada bulan Februari 2018 yang belum pernah dirilis, kenangan indah serta berbagai kisah tak terlupakan

MILAN - Sebuah wawancara yang istimewa, unik, dan eksklusif. Dilakukan pada Februari 2018, ketika Gigi Simoni berbicara kepada Inter TV mengenai kenangannya bersama Nerazzurri. Sebuah tatapan sejenak ke masa lalu Inter, disertai banyak perasaan emosional dan mengharukan, tentang setiap sosok penting yang pernah menemani sang pelatih, yang berpulang pada 22 Mei lalu.

Wawancara yang dilakukan sebagai bagian dari acara perayaan Inter Hall Of Fame 2018 diisi berbagai momen yang mengharukan. Beliau memulai dengan menceritakan hubungan luar biasanya dengan Ronaldo, El Fenomeno: “Dia adalah yang terbaik, pemain terkuat di antara semuanya: sangat cepat dengan teknik yang luar biasa. Seringkali di akhir pertandingan kami akan kembali ke ruang ganti dan bernyanyi bersama seluruh tim: “Oh, El Fenomeno, kami punya El Fenomeno...” Dia selalu tenang dan ceria, bahkan sebelum laga final UEFA Cup: Saya tegang, dan dia berkata kepada saya: “Jangan khawatir, kita akan menang. Dan jika kita menang, saya bisa memotong habis semua rambutmu." Dia betul-betul datang dengan membawa alat cukur pada sesi pelatihan pertama setelah pertandingan di Paris.”

Selama sesi wawancara, Simoni menunjukkan seragam yang dikenakan Ronaldo ketika dia mencetak dwigol di atas lumpur yang membeku di Moskow. Sebuah seragam yang bersejarah, masih menyimpan tanda-tanda dari permainan saat kondisi lapang yang tidak memungkinkan, di mana El Fenomeno justru mampu membuat semua orang terpesona: “Saya tidak pernah mencucinya.”

Akan tetapi, ini bukan tentang Ronnie semata. Simoni juga memiliki ungkapan manis yang disampaikan kepada para pemain lain: “Bersama Zanetti, selalu terasa seperti kami memiliki pemain tambahan di atas lapangan, dia tak tertandingi. Bergomi selalu memberi saya andil besar, sementara Berti ialah sosok yang paling ramah, bahkan ketika kami mengunjungi beberapa Inter Club.”

Kemudian, ungkapan lainnya terlontar tentang Facchetti: “Kami berteman sejak membela Tim Nasional, dia merupakan sosok yang luar biasa. Kala saya bermain untuk Torino, saya bermain di sayap kanan, namun saya tidak ingin berhadapan dengannya di atas lapangan karena kualitasnya yang terlalu bagus dan secara relasi pun kami terlalu dekat sebagai teman. Jadi, sebelum pertandingan melawan Inter, saya terbiasa meminta kepada Meroni untuk menukar posisi sayap: saya berpindah ke kiri, jadi saya tidak harus berhadapan dengan Giacinto di atas lapangan.”

“Orang-orang selalu berkata kepada saya bahwa melatih Inter akan berjalan rumit. Namun bagi saya, hal itu merupakan yang paling sederhana dan alami. Saya seorang penggemar Inter dan mereka merupakan tim yang memberi saya kepuasan terbesar.”


日本語版  English Version  Versione Italiana  Versión Española  中文版 

From Ronaldo to the "boys of '97/'98": an interview with Gigi Simoni from February 2018

Load More