DWIGOL DARI ETO'O DAN SATU GOL MILITO SUDAH CUKUP: KEJAYAAN INTER DI COPPA ITALIA HARI INI SEMBILAN TAHUN SILAM

Pada 29 Mei 2011, Nerazzurri mengalahkan Palermo dan menyegel gelar Coppa Italia untuk ketujuh kalinya dalam sejarah klub

1/17
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time
Inter 3-1 Palermo, Inter win the Coppa Italia for the seventh time

MILAN – Mengakhirinya dengan gaya, mengakhirinya dengan sebuah piala. Coppa Italia 2011 memberi akhir musim yang manis untuk Inter, skuat asuhan Leonardo, dalam musim yang berjalan bak rollercoaster. Dimulai dengan kemenangan di Supercoppa Italiana sebelum menelan kekalahan di ajang UEFA Super Cup. Pada Desember 2010, Nerazzurri menjadi juara dunia antar klub setelah mengalahkan TP Mazembe di Abu Dhabi. Kemudian ada pergantian pelatih, dengan Leonardo menggantikan Benitez. Perebutan gelar berakhir dengan Inter menempati urutan kedua di belakang Milan, sementara petualangan di Champions League berakhir di babak perempat final, di tangan Schalke 04. Lalu ada ajang Coppa Italia, sebuah kompetisi yang ingin dimenangkan Nerazzurri. Lawan mereka di babak final adalah tim Palermo didikan Delio Rossi, yang sangat berbakat dan berisi pemain seperti Pastore, Ilicic dan Abel Hernandez.

150 tahun sejak bersatunya Italia, untuk pertama kalianya Inter dan Rosanero bertemu di babak final, di sebuah kompetisi piala domestik untuk pertama kalinya. Skuat asuhan Leonardo harus tanpa Maicon karena larangan bermain dan Cambiasso karena cedera. Andrea Ranocchia, yang masih bermain untuk klub hingga hari ini, menemani Lucio di jantung pertahanan. Eto'o dan Pazzini dipilih untuk memimpin garis depan, dengan Sneijder mendukung duo tersebut. Milito memulai dari bangku cadangan.

Pertandingan tersebut berjalan jauh dari kata mudah, yang pada akhirnya menjadi tontonan menarik. Kebuntuan terpecahkan pada menit ke-26. Di babak final Coppa Italia setahun sebelumnya, Sneijder terpaksa meninggalkan lapangan setelah bermain hanya beberapa menit. Akan tetapi, melawan Palermo, pemain Belanda itu tak terbendung. Umpan terobosannya kepada Eto’o, diselesaikannya dengan baik ketika pemain asal Kamerun berhadapan satu lawan satu dengan Sirigu. Pola yang sama digunakan 15 menit menjelang akhir: Sneijder mengumpan kepada Eto’o, yang mengubah skor menjadi 2-0. Namun, Palermo pantang menyerah dan mampu mengancam pada beberapa kesempatan, tetapi adanya sosok Julio Cesar di bawah mistar memberi keyakinan bagi Nerazzurri. Tahap akhir dari pertandingan tersebut diwarnai penuh aksi: Eto'o melakukan tendangan bebas yang terdefleksi ke mistar gawang lawan, Muñoz yang tak terkawal memangkas keunggulan kita, tetapi ia diusir dari lapangan sesaat setelahnya, sementara Diego Milito memastikan akhir pertandingan dan semua dilakukannya pada masa tambahan waktu. Satu kontribusi gol lagi dalam babak final, satu lagi trofi untuk mengisi kabinet. Ini adalah kesuksesan Coppa Italia ketujuh Inter.

 

INTER 3-1 PALERMO, BABAK FINAL COPAL ITALIA 2011

Pencetak Gol: 26' and 76’ Eto'o, 88’ Muñoz, 92’ Milito.

Inter: 1 Julio Cesar; 55 Nagatomo, 6 Lucio, 15 Ranocchia, 26 Chivu; 4 Zanetti, 8 Thiago Motta (82’ 17 Mariga), 5 Stankovic; 10 Sneijder (87’ 22 Milito); 7 Pazzini (16' 27 Pandev), 9 Eto'o.

Pemain Pengganti: 12 Castellazzi, 14 Kharja, 23 Materazzi, 25 Samuel.

Pelatih: Leonardo.

 

Palermo: 46 Sirigu; 16 Cassani, 6 Muñoz, 3 Goian (69’ 80 Carrozzieri), 42 Balzaretti; 8 Migliaccio, 94 Acquah (55’ 10 Miccoli), 23 Nocerino; 72 Ilicic, 27 Pastore; 9 Hernandez (77’ 51 Pinilla).

Pemain Pengganti: 99 Benussi, 4 Kasami, 11 Liverani, 36 Darmian.

Pelatih: Delio Rossi.

 

Wasit: Emidio Morganti

Kartu Kuning: 27' Acquah, 53’ Muñoz, 68’ Carrozzieri.

Kartu Merah: 89’ Rossi, 90’ Muñoz.

Tambahan Waktu: 1'-5'.

 

PERJALANAN INTER DI AJANG COPPA ITALIA 2010/11

BABAK 16 BESAR

Inter-Genoa 3-2 - Eto'o (I), Eto'o (I), Karjha (G) (pen.), Mariga (I), Sculli (G)

 

PEREMPAT FINAL

Napoli 0-0 Inter (Inter menang 5-4 lewat adu penalti)

 

SEMI FINAL

Leg pertama: Roma 0-1 Inter – Stankovic

Leg kedua: Inter 1-1 Roma - Eto'o (I), Borriello (R)

 

FINAL

Inter 3-1 Palermo - Eto'o (I), Eto'o (I), Muñoz (P), Milito (I)


Versión Española  English Version  日本語版  Versione Italiana  中文版 

Load More