27 MEI, TANGGAL RAIHAN DUA EUROPEAN CUP UNTUK INTER

Nerazzurri memenangkan trofi ini dua kali setelah menang atas Real Madrid di tahun ‘64 dan Benfica pada ‘65

1/15
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter
27 Mei, tanggal raihan dua European Cup untuk Inter

MILAN - Jika 22 Mei adalah tanggal yang diasosiasikan oleh semua fans Inter dengan raihan Treble tak terlupakan pada 2010, tanggal 27 Mei juga akan selamanya diingat sebagai hari yang menyenangkan. Dalam jangka waktu hanya dua tahun, Inter memenangkan European Cup secara beruntun pada 27 Mei: di tahun 1964 saat melawan Real Madrid dan tahun 1965 ketika menundukkan Benfica.
 
27 Mei 1964
Real Madrid yang diperkuat Di Stéfano, Puskás dan Gento. Sebuah tim yang telah memenangkan lima European Cup. Walaupun sangat sulit untuk membayangkan bahwa Inter dapat memenangkan laga ini, hal itu tidaklah mustahil bagi tim asuhan "sang penyihir", Herrera. Wina, Praterstadion. Inter menurunkan Tagnin yang bertugas membayangi Di Stéfano, sebuah upaya untuk menetralisir ancaman yang dimilikinya. Giuliano Sarti siap menjaga gawang kita, namun ia mengalami cedera saat pemanasan. Bugatti telah bersiap untuk menggantikannya, namun pemain dengan nomor punggung 1 kita ini memiliki tekad tinggi dan tampil secara sempurna.
 
Fokus pertahanan yang sempurna serta kesigapan untuk melakukan serangan balik: itulah senjata yang dipilih oleh HH. Serangan balik Nerazzurri dieksekusi oleh para pemain juara yang sejati. Gol pembuka datang menjelang turun minum, melalui sepakan kaki kanan jarak jauh Mazzola: eksplosif, menakjubkan, indah. Inter terpaksa menerima banyak tekanan di babak kedua, namun sukses menahan semua serangan berkat kapten raksasa kita, Picchi. Tendangan Milani ke pojok kanan bawah gawang sukses menggandakan keunggulan kita di menit ke-60, sebelum upaya akrobatik Felo mengubah skor menjadi 2-1. Upaya yang mengenai tiang, sapuan di atas garis gawang oleh Picchi serta keinginan yang kuat membantu Inter membendung Los Blancos, hingga gol Mazzola menyegel kemenangan kita. Sebuah dwigol bersejarah yang membantu Nerazzurri memenangkan European Cup pertamanya, dengan Angelo Moratti sebagai Presiden.
 
27 Mei 1965
Setahun setelah final di Wina dan baru saja melakukan comeback luar biasa melawan Liverpool, skuat Nerazzurri asuhan Herrera menghadapi Eusebio yang membela Benfica di San Siro. Terdapat dua pergantian pemain dari susunan pemain yang menjadi starter dibandingkan setahun sebelumnya: Bedin masuk menggantikan Tagnin dengan mengemban tugas serupa, tidak membiarkan Eusebio lolos dari penjagaannya. Sementara itu, Peirò masuk menggantikan Milani. Meskipun lapangan tergenang air akibat hujan, Eusebio terlihat tidak dapat dihentikan dan menyebabkan beberapa penyelamatan hebat yang dilakukan oleh Sarti. Kemudian, gol pemecah kebentuan pun datang pada menit ke-42: sebuah operan panjang dari Facchetti, kerja sama apik antara Mazzola dan Corso, dan sebuah umpan terobosan kepada Jair yang sedang berlari, sang pemain menendang bola dengan kaki kanannya yang meluncur rendah ke arah gawang. Genangan air, lumpur, ketegangan. Costa Pereira, penjaga gawang Benfica, berupaya untuk meraih bola tersebut namun bola meluncur di antara kakinya dan masuk ke gawang, sehingga kedudukan menjadi 1-0. Mazzola memiliki peluang untuk mencetak gol di babak kedua, namun bolanya masih mampu dihadang oleh Pereira dan juga tiang gawang. Kemudian, Benfica harus bermain dengan sepuluh pemain: Pereira merasa kesakitan ketika melakukan hadangan tersebut dan, dengan jatah pergantian pemain yang sudah tidak tersedia, memaksa rekan setimnya yaitu Germano untuk menjadi penjaga gawang. Meskipun kalah jumlah pemain, Benfica hampir saja mampu menyamakan kedudukan, namun aksi Sarti sekali lagi mampu menjadi penentu. Pada saat peluit akhir dibunyikan, Inter tetap menjadi pemuncak Eropa, mengangkat trofi untuk kedua kalinya secara beruntun.
 

EUROPEAN CUP FINAL 1963/64

INTER 3-1 REAL MADRID, 27 Mei 1964 - Wina, Praterstadion

INTER: Sarti, Burgnich, Facchetti, Tagnin, Guarneri, Picchi, Jair, Mazzola, Milani, Suarez, Corso.
Pelatih: Helenio Herrera.
REAL MADRID: Vicente, Isidro, Pachin, Müller, Santamaría, Zoco, Amancio, Felo, Di Stéfano, Puskás, Gento.
Pelatih: Miguel Muñoz.
Wasit: Josef Stoll (Austria)
Pencetak Gol: 43' Mazzola (I), 60' Milani (I), 70' Felo (RM), 76' Mazzola (I).
 

EUROPEAN CUP FINAL 1964/65

INTER 1-0 BENFICA, 27 Mei 1965 - Milan, Stadio San Siro

INTER: Sarti, Burgnich, Facchetti, Bedin, Guarneri, Picchi, Jair, Mazzola, Peirò, Suarez, Corso.
Pelatih: Helenio Herrera.
BENFICA: Costa, Pereira, Cavém, Cruz, Germano, Raul, Neto, Coluna, José Augusto, Torres, Eusébio, Simões.
Pelatih: Elek Schwartz.
Wasit: Dienst (Swiss).
Pencetak gol: 42' Jair.


日本語版  Versione Italiana  English Version  Versión Española 

Load More