“Kami akan kembali dan bahkan menjadi lebih baik”

“KAMI AKAN KEMBALI DAN BAHKAN MENJADI LEBIH BAIK”

Sang pemain bertahan melapor dari rumah: “Mari tetap berada di rumah dan berdonasi, itu tidak membutuhkan banyak hal”

MILAN – Dari kediamannya, Milan Skriniar berbincang melalui video dan menjawab berbagai pertanyaan fans Nerazzuri. Itu adalah perbincangan yang cukup lama dengan pemain bertahan Nerazzurri secara berulang menyampaikan dua pesan penting: “Kami harus tetap berada di rumah dan kita semua dapat berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk Rumah Sakit Sacco.”

KLIK DI SINI UNTUK BERPARTISIPASI DALAM PENGGALANGAN DANA DI FACEBOOK

“Ini adalah masa yang sulit bagi semua orang, tetapi kita semua harus berjuang bersama-sama, #TogetherAsATeam. Kita semua merindukan sepak bola, baik para pemain maupun penggemar. Namun, ketika semua ini akan berakhir, itu akan menjadi hal yang lebih baik untuk bisa kembali berlatih dan tampil di hadapan para penggemar. Masa yang sulit menyebabkan keadaan seperti ini terjadi, memaksa Anda untuk lebih menyatu. Memerangi virus ini adalah hal yang paling penting saat ini. Sebelumnya, kami biasa berlatih di Appiano Gentile setiap hari dan sekarang kami dalam keadaan terkunci, ini adalah situasi yang baru, tetapi kami harus melaluinya, semua orang harus melakukannya.”

Para penggemar ingin tahu tentang bagaimana para pemain menghabiskan keseharian mereka: “Kami diberi beberapa rekomendasi oleh para staf, jadi kami mengikuti kata-kata mereka untuk berlatih dengan hati-hati dan agar tetap bugar, tetapi jelas itu tidak mudah. Ketika saya sedang tidak melakukannya, saya bersama pasangan saya dan hewan peliharaan kami, kami menonton TV dan bermain panah lempar. Pada malam hari saya mendengar orang-orang bernyanyi dari balkon: itu indah dan terasa sangat emosional.”

Grup Nerazzurri sangat bersatu, baik di dalam maupun di luar lapangan seperti yang dijelaskan Skriniar: “Kami menikmati banyak waktu bersama, bahkan setelah pelatihan selesai. Saya memiliki relasi yang baik dengan semua orang, tetapi jika saya harus memilih satu, saya akan mengatakan Bastoni. Handanovic? Dia seorang profesional yang luar biasa, kapten yang hebat, pribadi yang top.”

Skriniar juga mendapat kehormatan untuk mengenakan ban kapten saat melawan Udinese: “Itu adalah perasaan yang hebat; mengenakan ban kapten memberi Anda banyak tanggung jawab, itu mendorong Anda untuk berusaha lebih keras dan melakukan yang terbaik.”

Para pendukung juga meminta Skriniar untuk mengulas kembali awal kariernya: “Dulu, saya bermain untuk sebuah tim di Slovakia, dan sesekali saya bermain untuk skuat utama. Perasaan yang luar biasa dapat berlatih bersama para pemain yang sudah lebih berpengalaman, ketika itu saya berusia 16 tahun dan banyak mendapatkan pelajaran. Debut profesional saya terjadi ketika saya berusia 17 tahun: pada suatu pertandingan di liga Slovakia saya tampil selama 90 menit, pertandingan tersebut berakhir dengan skor 0-0. Apa posisi saya? Baik, posisi saya dulu sedikit berbeda dari yang sekarang, saya seorang gelandang.”

“Mengapa saya mengenakan seragam bernomor punggung 37? Di Slovakia, saya mengenakan nomor punggung 3, dan saya juga menyukai nomor 17 namun ketika saya tiba di Sampdoria, kedua nomor tersebut telah ada yang mengenakannya. Jadi, saya putuskan untuk menggabungkan kedua nomor tersebut menjadi 37, sekarang itulah nomor punggung yang saya kenakan dan saya menyukainya!” Hanya membutuhkan waktu sebentar di Sampdoria sebelum hijarah ke Inter: “Sesegara saya mendengar rumor selama U-21 European Championship, saya merasa tersanjung. Menerima pinangan Inter merupakan pilihan yang mudah dan saya tidak berpikir dua kali tentang tawarannya. Segalanya di sini luar biasa, mulai dari fasilitas untuk berlatih hingga yang lainnya, namun yang paling istimewa yaitu saya dapat bermain di San Siro karena para pendukung selalu memenuhinya.”

Sedikit sejarah bagi Skriniar: “Jika saya harus memilih satu pemain bertahan Nerazzurri yang selalu saya kagumi, saya akan katakan dialah Walter Samuel:dia begitu kuat dan selalu menciptakan perbedaan dalam permainan. Pemain favorit saya? Tanpa ragu saya katakan Ronaldo, El Fenomeno, saya mengaguminya dan dialah idola saya. Pada masa kini, terdapat beberapa penyerang andal juga seperti Messi, Cristiano Ronaldo dan Mbappé. Pada pertandingan#DerbyMilano, luar biasa rasanya dapat melawan Ibrahimovic, penyerang yang memiliki segudang pengalaman. Siapa pemain bertahan yang saya sukai? Sergio Ramos, dia merupakan pemimpin yang hebat selama bertahun-tahun, Van Dijk dan Koulibaly.”

Dia juga memberikan beberapa masukan bagi para pendukung Nerazzurri: “Untuk mencapai target, Anda harus bekerja keras setiap hari demi dapat terus berkembang. Kerja keras merupakan kunci, serta rela berkorban demi yang diperlukan dalam hidup ini, seperti tetap berada di dalam rumah dan menjaga jarak aman dari para teman dan keluarga untuk sementara. Akan tetapi, hal itu merupakan bagian dari pertarungan.”

Terakhir, dia menyimpulkan dengan pesan tulus sepenuh hati bagi semua orang: “Mari kita tetap berada di rumah dan berdonasi: langsung saja kunjungi halaman resmi Facebook Inter untuk memberikan donasi.”


中文版  日本語版  Versione Italiana  Versión Española  English Version 

Tag: skriniar
Load More